Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata
"cukup". Kapankah kita bisa berkata cukup?
Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan
kerja kerasnya.
Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah
target.
Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang
pengertian. Ana k-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati.
Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup?
Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya.
Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh
orang yang bisa mensyukuri.
Tak perlu takut berkata cukup.Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita
berhenti berusaha dan berkarya...
"Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri.
Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima,
bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat
kita sulit berkata cukup.
Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini,
maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.
Belajarlah untuk berkata "Cukup"
Aku tak suka bibirku..kurang seksi. Aku ingin seperti Angelina Jolie.
Di saat yang sama seseorang berharap...
Tuhan, berikanlah aku bibir yang normal...
Aku ingin mataku berwarna biru..Akan lebih cakep bila aku punya mata
berwarna biru..
Di saat yang sama seseorang berharap..
Tuhan, kenapa kau tidak berikan aku sepasang mata untuk melihat...
Sesungguhnya tubuh kita adalah hal yang berharga
Tak peduli apapun warnanya, apapun ukurannya, apapun bentuknya...
Syukurilah itu .....
Karena di luar sana masih banyak yang mengharapkan mendapat fisik yang
lengkap...Kau lah ciptaan Tuhan yang terbaik...
Sadarlah...
Bahwa sesungguhnya kau tidak kekurangan....



1 comment:
ijin nyimak sob...
Post a Comment