Apakah malam minggu ini sedang galau? Galau karena saat ini sedang “jomblo”. Galau karena setelah ‘tebar pesona’ dan ‘banting harga’
namun malam minggu tetap ‘garing’ tanpa sosok kekasih. Galau karena baru saja diputusin dan belum dapat ‘mangsa’ baru.
Galau karena ‘ortu’ sang kekasih menanyakan kapan menikah padahal ‘jadian’ sudah 5 tahun.
Apakah engkau yang sedang galau? Galau karena tetangga sebelah
membeli TV flat 32” merk terkenal sedangkan dirumah TV 14” yang sudah
pudar warnanya. Galau karena tetangga yang baru pindah memiliki MPV
padahal masih muda sedangkan dirumah motor butut yang kadang-kadang
mogok. Galau karena karena kemaren tidak mendapatkan tiket konser boyband Korea
padahal sudah berdesakan dalam antrian. Galau karena sahabatmu mengirim
sms :”Minta pin BB dong”, padahal ditangan adanya HP cina replika.
Sehingga akhirnya facebook penuh dengan status ‘ratapan’, seolah dinding/wall di facebook itu
bagaikan dinding ratapan "jomblo ngenes"
Maka daripada engkau galau, bukalah buku dan belajarlah jika engkau
adalah pelajar dan mahasiswa, berkaryalah dengan professional dan
maksimalkan potensi diri jika engkau adalah pekerja dan jika engkau
telah ‘mampu’ menikah maka ‘ta’aruf’lah dan segeralah menikah
Maka daripada engkau galau, syukurilah apa yang ada saat ini sembari
berusaha menambah nafkah untuk mencukupi kebutuhanmu. Pintar-pintarlah
memilih antara ‘kebutuhan’ dan ‘keinginan’ sehingga
engkau tepat membelanjakan hartamu. Berinfaq dan bersedekahlah dengan
ikhlas karena sebenarnya itulah hartamu yang akan engkau bawa pulang ke
negeri yang kekal. Itulah hartamu yang akan menerangimu di Alam Kubur
dan menjadi istanamu di syurga-Nya.
QS Ali Imron ayat 159 :
”…….Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.”
Pasrahkanlah segala sesuatunya karena tidak ada satupun yang akan luput dari-Nya dan takdir telah tertulis sebelum kita dilahirkan ke dunia. Dan jika setelah petunjuk dari Allah engkau terima namun tetap menjadi penggemar 'Andilau' (antara dilemma dan galau) dan tetap mengatakan :” Aku galau…”.
Maka satu yang tepat untuk menjawabnya adalah ungkapan .......‘kamseupay”.
namun malam minggu tetap ‘garing’ tanpa sosok kekasih. Galau karena baru saja diputusin dan belum dapat ‘mangsa’ baru.
Galau karena ‘ortu’ sang kekasih menanyakan kapan menikah padahal ‘jadian’ sudah 5 tahun.
Apakah engkau yang sedang galau? Galau karena tetangga sebelah
membeli TV flat 32” merk terkenal sedangkan dirumah TV 14” yang sudah
pudar warnanya. Galau karena tetangga yang baru pindah memiliki MPV
padahal masih muda sedangkan dirumah motor butut yang kadang-kadang
mogok. Galau karena karena kemaren tidak mendapatkan tiket konser boyband Korea
padahal sudah berdesakan dalam antrian. Galau karena sahabatmu mengirim
sms :”Minta pin BB dong”, padahal ditangan adanya HP cina replika.
Sehingga akhirnya facebook penuh dengan status ‘ratapan’, seolah dinding/wall di facebook itu
bagaikan dinding ratapan "jomblo ngenes"
Maka daripada engkau galau, bukalah buku dan belajarlah jika engkau
adalah pelajar dan mahasiswa, berkaryalah dengan professional dan
maksimalkan potensi diri jika engkau adalah pekerja dan jika engkau
telah ‘mampu’ menikah maka ‘ta’aruf’lah dan segeralah menikah
Maka daripada engkau galau, syukurilah apa yang ada saat ini sembari
berusaha menambah nafkah untuk mencukupi kebutuhanmu. Pintar-pintarlah
memilih antara ‘kebutuhan’ dan ‘keinginan’ sehingga
engkau tepat membelanjakan hartamu. Berinfaq dan bersedekahlah dengan
ikhlas karena sebenarnya itulah hartamu yang akan engkau bawa pulang ke
negeri yang kekal. Itulah hartamu yang akan menerangimu di Alam Kubur
dan menjadi istanamu di syurga-Nya.
QS Ali Imron ayat 159 :
”…….Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.”
Pasrahkanlah segala sesuatunya karena tidak ada satupun yang akan luput dari-Nya dan takdir telah tertulis sebelum kita dilahirkan ke dunia. Dan jika setelah petunjuk dari Allah engkau terima namun tetap menjadi penggemar 'Andilau' (antara dilemma dan galau) dan tetap mengatakan :” Aku galau…”.
Maka satu yang tepat untuk menjawabnya adalah ungkapan .......‘kamseupay”.



2 comments:
Wah tersentuh sedikit setelah baca tulisannya :)
Waduh... 2 paragraf pembukanya nusuk banget itu ^_^
Post a Comment